1. Perkenalan


Selamat datang di pelatihan kami bagi para pemimpin gereja abad ke-21 dan para pemimpin misi. Ini adalah pelatihan tanpa tembok, tanpa batas, tanpa biaya dan bebas dari batasan-batasan politik, agama, ras, jenis kelamin maupun denominasi.

Kami berharap bahwa pelajaran-pelajaran ini akan mengilhami dan memberkati ribuan orang yang hatinya sedang berkobar-kobar dalam kasih mula-mula kepada Yesus.

Fakta bahwa Anda segera memulai pelatihan ini sudah menunjukkan  bahwa Anda sangat rindu  untuk mengenal Tuhan dengan lebih baik, dan bahwa dalam hati Anda, Anda ingin melihat orang-orang dalam keluarga Anda dan bangsa Anda, dan bahkan juga mereka yang belum terjangkau, juga orang-orang miskin di dunia ini, diubahkan ke dalam kehidupan sebagai seorang murid, yang kudus dan tinggal dalam kasih dan pemeliharaan Allah di dalam iman kepada Yesus Kristus.

Pelatihan ini akan membantu Anda mewujudkan hal di atas.

Ini adalah Pelajaran Pertama, sangat sederhana dan merupakan perkenalan. Pelajaran-pelajaran selanjutnya lebih lengkap, dan berisikan hal-hal yang baik untuk dipelajari dan dipraktikkan. Secara pribadi saya telah melakukan semuanya, dan mengajarkannya di kelas, memberikannya kepada ribuan orang, dan sekarang pelajaran-pelajaran ini menjadi milik Anda. Saya berdoa agar Anda mendapatkan berkat yang sama, tertantang dan dibawa kepada Tuhan dan jalan-jalan-Nya sebagaimana yang pernah dan terus saya alami. 
Dr. Les Norman

Bagaimana Menjalankan Sekolah Misi DCI dengan Sukses?

Pertama-tama kami akan memberikan Anda garis besar tentang apa yang telah kami pelajari selama bertahun-tahun. Dengan pertolongan Roh Kudus, Alkitab, doa kami dan pikiran yang terbuka, kami percaya bahwa Anda akan dapat menangkap seluruh pelajaran. 

Pelatihan ini terdiri dari berbagai tema yang saling berkaitan secara berurut, yang pasti penting dan bermanfaat bagi gereja-gereja, terutama di negara-negara berkembang:

Penginjilan

Misi

Pemuridan tingkat dasar untuk orang percaya baru

Pemuridan tingkat lanjut

Panggilan Allah

Memercayai Allah dalam hal keuangan

Pelatihan kepemimpinan

Pembangunan gereja

Datanglah kerajaan-Mu

Kedua, kami ingin agar Anda menyampaikan kepada orang lain, semua yang telah Anda pelajari dari pelatihan ini, supaya Firman Allah tersebar luas. Kami akan menunjukkan kepada Anda cara melakukannya tanpa mengeluarkan banyak uang, karena kita semua tahu betapa sulit mendapatkannya. Bacalah “Bagaimana Membuka Sekolah Anda Sendiri” dan Pelajaran 66 Gereja yang Memuridkan untuk mengerti bagaimana melakukannya.

Sekolah yang kami maksud, tidak harus berupa gedung khusus dengan staf pengajar yang profesional. Para murid kami dapat berkumpul di gedung gereja, rumah, toko, dan bahkan di bawah pohon di udara terbuka. Yang Anda perlukan hanya satu kelompok dengan orang-orang yang siap, Alkitab, bahan-bahan ini dan kehadiran Allah di tengah-tengah Anda. Kami akan membantu Anda dari awal sampai akhir.

Akhirnya, kami sangat berharap agar mereka yang sudah belajar dari Anda dapat pergi mengajarkan kepada orang lain, dengan menggunakan catatan-catatan yang sama, dan cara-cara sederhana dalam menyampaikan Firman Allah.
Bagaimana pelatihan ini dapat berjalan dengan maksimal?
Pelatihan ini akan berjalan dengan maksimal manakala sang pemimpin mengikuti pendekatan efektif yang sama seperti diterapkan Yesus kepada para murid-Nya, dan juga seperti yang dilakukan Paulus terhadap Timotius.

“Apa yang telah engkau dengar dari aku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.” (2 Timotius 2:2)

Kami ingin agar Anda memahami hal ini sejak awal. Di tahun-tahun belakangan ini pendekatan Alkitab diajarkan dengan murni dan dipraktikkan sejak awal abad ke-20 oleh penulis terkenal Watchman Nee di China, kemudian di tahun 1960-an prinsip ini diajarkan secara luas oleh Juan Carlos Ortiz di Argentina dan lebih baru lagi diterima secara luas melalui pertumbuhan gereja terbesar di dunia, yaitu dari pastor Yonggi Cho di Seoul, Korea Selatan. Di akhir abad ke-20 Pastor Cesar Castellanos dari Bogota, Kolombia menjadi sangat terkenal di seluruh dunia melalui gerakan G12 yang juga mengajarkan prinsip yang sama kepada bagian dunia yang berbahasa Spanyol dan melalui jemaat Castellanos yang bertumbuh pesat dari 8 menjadi 120.000 orang dalam kurun waktu sepuluh tahun. Ia menulis:

“Saya mulai melihat pelayanan Yesus dengan jelas. Banyak orang mengikuti-Nya, tetapi Ia tidak melatih mereka. Ia hanya melatih 12 orang, dan apapun yang Ia lakukan di tengah-tengah banyak orang adalah dalam rangka mengajar 12 murid-Nya itu. Kemudian Tuhan bertanya kepada saya pertanyaan yang lain. “Jika Yesus melatih 12 orang, apakah Anda harus memenangkan lebih dari 12 atau kurang dari 12?” Yesus memilih 12 orang untuk menjangkau banyak orang. Ia tetap bersama 12 orang ini, sampai mereka dilatih dengan baik, dan Ia melepaskan mereka, memberikan mereka otoritas dan memampukan mereka untuk memuridkan bangsa-bangsa.

Gembala, pemimpin, murid – hal terbaik yang harus dilakukan adalah mencari 12 orang itu untuk Anda ajarkan pelatihan ini. Firman Allah dan Roh Kudus akan menyatukan iman dan komitmen setiap orang, dan mentransferkan karakter Kristus di dalam kelompok Anda melalui pemuridan ini, sebelum Anda melepas mereka yang siap untuk memenangkan 12 orang lagi, sementara Anda tetap dalam persekutuan dengan mereka sebagai kelompok Anda yang tetap.

Lihatlah betapa luar biasa kekuatan G12 ini:

Bila Anda mengajar diri Anda sendiri ~ hanya 1 orang mendengar firman Tuhan.

Bila Anda membagikan pelajaran kepada 12 orang ~ 13 orang mendengar firman Tuhan.

Bila 12 orang itu masing-masing mengajar 12 orang lagi ~ 157 orang mendengar firman Tuhan.

Bila 157 orang itu masing-masing mengajar 12 orang lagi ~ 1.884 orang mendengar firman Tuhan.

Bila 1.884 orang itu mengajar 12 orang lagi ~ 22.608 orang mendengar firman Tuhan.

Dan tiba-tiba Anda mengalami kegerakan dari Allah. Hal ini terjadi di Cina, dan terus terjadi hari ini di Amerika Latin dan Afrika, di mana “Pelatihan Pelipatgandaan” seperti ini terbukti menjadi satu-satunya cara yang paling efektif untuk mengajarkan ribuan orang yang memutuskan untuk mengikut Kristus.

Bersama-sama kita dapat melatih banyak orang, untuk menjadi orang percaya yang dewasa rohani, dan yang bersedia pergi melakukan pekerjaan pelayanan – menginjili, memuridkan, dan membantu orang-orang yang miskin, untuk membangun iman, usaha dan keuangan yang penting untuk menyebarluaskan Injil. Di dalam Kitab Kejadian pasal pertama, dituliskan bahwa ketika Firman Allah datang bersama-sama dengan Roh Allah, terjadilah suatu ledakan dari kehidupan baru, dan inilah doa kami, agar Tuhan melakukan hal yang sama sekarang ini, di dalam kehidupan Anda, dan dalam komunitas pergaulan Anda.
Apakah pelatihan ini sulit?
Pelajaran-pelajaran ini telah teruji dengan baik di gereja-gereja di Afrika, India dan di kalangan komunitas Latin, tentunya disesuaikan dengan budaya setempat. Mereka mengatakan bahwa pengajaran ini Alkitabiah, benar, relevan dengan negara-negara berkembang, dan difokuskan pada semangat mereka untuk menjalankan Amanat Agung, agar Yesus segera datang kembali. Kenyataannya, keadaan di banyak negara berkembang sekarang ini, tidak jauh berbeda dengan keadaan di abad pertama di zaman Alkitab.

Dengan pertolongan Allah, pelajaran-pelajaran ini tidak akan terlalu sukar bagi mereka yang hanya mempunyai bekal pendidikan sedikit, atau bahkan bagi mereka yang tidak mengenyam pendidikan sama sekali. Pengajarannya sangat sederhana dan tidak rumit. Kata-katanya pasti mudah bagi Anda untuk diterjemahkan.

Catatan-catatan yang diberikan cukup jelas dan mudah untuk dibaca. Anda dapat men-download teks pelajaran tersebut secara cuma-Cuma, atau menyalin dengan tulisan tangan atau dengan menggunakan fotokopi. Dapat juga setiap pelajaran di-fotokopi secara terpisah, pelajaran demi pelajaran.

Sekarang Anda dapat melihat kembali Sekolah Alkitab dan memerhatikan dengan seksama Daftar Seluruh Pelajaran, sebelum Anda mempertimbangkan pelajaran-pelajaran mana yang akan Anda pelajari dan ajarkan kepada kelompok Anda.

Anda bebas untuk mempergunakan Information in English kami setiap saat, dan kami akan mencoba menjawabnya pada hari yang sama.

Bagaimana Menjalankan Sekolah Misi DCI dengan Sukses?
http://www.worldchristians.org/indonesian/ind-kenyasom.htm
Pastikanlah bahwa Anda mengajarkan pelajaran ini kepada orang-orang lain. Berdoalah selalu dan persiapkanlah diri Anda sebaik-baik-nya. Waktu Anda mengajar, tambahkanlah ayat-ayat Alkitab dan ceritera-ceritera yang andapilih sendiri sebagai ilustrasi supaya proses pengajaran menjadi menarik, semarak dan hidup.

2. Kabar Baik


Katakan pada saya kalau Anda tahu, tetapi apa yang akan kita katakan kepadanya?

Bacalah Bagian Alkitab Ini
1 Korintus 15:1-34; 15: 58
Hafalkanlah Ayat Ini
Aku tidak malu tentang Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah, untuk keselamatan untuk siapa saja yang percay. Roma 1:16
Diskusikanlah Hal Ini
Sudahkah engkau minta pengampunan dosa-dosamu dan menerima Yesus sebagai Juruselamat? Jika belum, sekaranglah saat yang tepat untuk melakukannya.
Lakukanlah dalam Minggu Ini
Tentukan berapa banyak orang non-Kristen yang akan Anda ceriterakan tentang Kabar Baik ini? Apakah seorang saja, atau dua, atau empat, atau delapan ? Jangan melampaui iman Anda tetapi tetapkan suatu sasaran yang jelas dan minta agar Allah menolong Anda.
Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskan kerangka khotbah dengan tema yang Anda pilih sendiri sebanyak dua halaman; masukkan juga Kabar Baik menurut Injil yang telah Anda pelajari di sini.
Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Amsal 30 : 2-4.

(1) Dapatkah Anda mendengar pertanyaannya?
Dalam roh Anda dapatkah Anda mendengar jeritan hati yang Take care, terucapkan dari banyak-orang ?

Perhatikan

Aku berlelah-lelah, ya Tuhan,
Aku lelah ya Tuhan, dan habis tenagaku.
Aku ini lebih bodoh daripada orang-orang lain,
Pengertian manusia tidak ada padaku.
Juga tidak kupelajari hikmat, sehingga tidak dapat kukenal Yang Maha Kudus.
Siapakah yang naik ke sorga lalu turun?
Siapakah yang telah mengumpulkan angin dalam genggamnya?
Siapakah yang telah membungkus air dengan kain?
Siapakah yang telah menetapkan segala ujung bumi?
Siapakah namanya ?
Dan siapakah nama anaknya ?
Engkau tentu tahu!
Amsal 30 : 1 - 4

Jutaan orang kebingungan tentang arti kehidupan. Mereka tidak tahu dari mana asal-muasal mereka, mengapa mereka ada di sini atau ke mana mereka akan pergi ketika kehidupan itu berakhir? Dalam hati, mereka menduga ada Allah, tetapi siapakah Dia, di mana Dia, seperti apa Dia ? Anda tahu siapa Dia dan Anda tahu Nama Anak-Nya, Tuhan kita Yesus Kristus.
(2) Apakah yang akan kita katakan padanya?
Paulus menulis kepada teman-temannya di Jemaat Korintus, di Yunani untuk menjawab pertanyaan itu. Dia mengatakan bahwa ada enam hal penting yang harus diketahui orang-orang supaya mereka dapat menentukan apa yang harus mereka lakukan.
1 Korintus 15 : 1-28

Ada berita dari Allah.
Yesus Yang mati, sudah bangkit dan hidup.
Ada kemurahan dan kasih karunia dari Allah.
Kematian bukanlah akhir dari segalanya.
Yesus Kristus akan datang kembali.
Akan ada akhir zaman.
(3) Katakan padanya bahwa dia dapat mengenal Allah.
Alkitab mengatakan bahwa "Hal yang utama" adalah bahwa setiap pria dan wanita, setiap anak laki-laki dan perempuan mendengarkan Injil, berita yang menyatukan kembali manusia dengan Allah.
Apakah Injil itu?
Injil adalah kekuatan Allah bagi setiap orang percaya, Romans 1:16.
Paulus mengatakan kepada kita bahwa Kristus, Anak Allah, telah mati untuk menebus dosa-dosa kita, dan bahwa Dia telah dikuburkan dan dibangkitkan pada hari ketiga. 1 Kor. 15: 1-4

Kita harus percaya bahwa Allah ada, bahwa Dia ada (eksis=exists) dan bahwa Dia adalah Pemberi Anugerah bagi siapa saja yang sungguh-sungguh mencari-Nya; Allah tidak kejam, dan tidak jauh. Ibrani 11 : 6.
Kita harus percaya bahwa Dia adalah Allah yang Kudus, dan bahwa dosa-dosa kita yang banyak yaitu kita tidak mencari-Nya dengan sungguh-sungguh, kita menempuh jalan pikiran kita sendiri, kita mengikuti pikiran-pikiran kita yang jelek, ucapan-ucapan dan tingkah laku kita telah memisahkan kita dari Kasih-Nya dan Hadirat-Nya. Sebagai akibatnya ketika kita mati kita hanya dapat berharap mendapatkan hukuman yang menakutkan. Roma 3:23; 6:23.
Kita memilih untuk percaya bahwa Allah dalam kasih-Nya yang begitu besar telah mengutus Anaka-Nya Yesus, dilahirkan oleh seorang perawan yang tanpa dosa, untuk menyelamatkan kita dengan cara mengambil semua murka Allah sehingga kita semua dapat memperoleh damai sejahtera dan dapat masuk ke dalam Hadirat Allah Yang Kudus baik sekarang maupun pada waktu kematian kita. 1 Petrus 2: 24,25.
Kita percaya dalam batas-batas tanggung jawab kita sendiri untuk mengambil respon yang benar dan tepat. Kita semua mengakui dosa-dosa kita dan kita sungguh sangat menyesal bahwa kita telah berdosa. Kita percaya bahwa Yesus mati karena dosa-dosa kita dan sekarang mohon pertolongan Allah agar kita dapat berbalik dari jalan kita yang sesat dan jahat. Kita menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan, dan berjanji untuk mengikuti-Nya selama-lamanya walaupun teman-teman dan anggota keluarga membuat kehidupan menjadi sulit. Yohanes 1: 12, 13. Wahyu 3:20.
(4) Katakan padanya bahwa Yesus Hidup.
Iman kita tidak hanya didasarkan pada perasaan saja tetapi juga berdiri di atas fakta-fakta yang akan diakui sebagai bukti-bukti nyata dalam setiap pengadilan hukum yang adil. Paulus mencatat kesaksian 514 saksi-mata termasuk pernyataan orang-orang yang benar-benar mengenal Yesus, seperti Petrus dan para rasul lainnya. Mereka tidak dapat disalah-mengertikan. 1 Korintus 15: 5 - 8.
(5) Katakan padanya bahwa ada kasih karunia untuknya.
Kasih karunia adalah anugerah dari Allah yang bukan hasil usaha kita, diberikan dengan cuma-cuma, tidak dibeli dan bukan hasil kerja kita, harus diterima dengan ucapan syukur. Paulus mengatakan bahwa meskipun dia telah menganiaya gereja, namun demikian kasih karunia Allah tetap bekerja dengan dahsyat dalam kehidupannya. Kasih karunia Allah mengangkat Paulus dari posisi seorang pemimpin orang-orang berdosa menjadi manusia perkasa Allah. 1 Korintus 15: 9, 10.
(6) Katakan padanya bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya.
Hanya jika kita memilih untuk mengikuti Yesus, kita akan masuk ke hadirat Tuhan pada saat kematian. Kami menantikan kebangkitan yang akan datang ketika orang-orang percaya menerima tubuh baru, tubuh kebangkitan, yang tidak akan pernah menjadi tua, sakit dan mati.
Kita akan tinggal di bumi yang baru di bawah langit yang baru tetapi orang-orang yang tidak percaya hanya dapat mengharapkan lautan api dan siksaan kekal jauh dari kasih Allah. 1 Korintus 15: 12 - 23, 35 - 49.
(7) Katakan padanya bahwa Yesus akan segera kembali
"Bila Dia datang," Dia akan membawa keadilan untuk orang-orang di bumi, yang mempercayai janji malaikat dalam KPR 1: 11, sebagaimana yang di-imani oleh orang-orang Kristen hingga zaman sekarang ini. 1 Korintus 15: 23, 25.
(8) Katakan padanya bahwa ada hari kiamat
Hari ini adalah selalu hari untuk menerima keselamatan dari Allah, dan sekarang adalah selalu waktu yang paling baik sebab besok mungkin akan terlambat. 1 Korintus 15: 24-28, 50-57

Karena alasan-alasan ini, kita yang percaya harus berdiri teguh, jangan izinkan apapun juga yang berusaha untuk menggeser kita dari kebenaran-kebenaran kekal ini. Kita harus senantiasa memberikan diri kita sepenuhnya kepada pekerjaan Tuhan, dan juga katakan kepada orang-orang lain, bahwa meskipun pekerjaan ini berat, namun kita tahu benar bahwa pekerjaan kita ini tidak akan sia-sia. ....... 1 Korintus 15 : 58.
Rumah Doa untuk Segala Bangsa
Doakan untuk Mauritania
Operation World page 375
2.500.000 orang-orang Afrika Barat
99,7 % orang-orang tidak percaya
terhilang dalam kegelapan dan kemiskinan

3. Tanya Allah


Doa apakah yang memenangkan orang yang terhilang?

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Yeheskiel pasal 34.
Hafalkanlah Ayat Ini
karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara, Efesus 6 : 12.
Diskusikanlah Hal Ini
Untuk hari ini lebih baik kita gunakan waktu untuk berdoa dan mengerjakan apa yang baru saja kita pelajari.
Lakukanlah dalam Minggu Ini
Pergunakanlah waktu-waktu khusus untuk berdoa baik sendiri-sendiri atau saling mendoakan antara teman, mendoakan hal-hal kebutuhan rohaniah untuk kita sendiri supaya kita dapat menjadi saksi yang lebih baik untuk Tuhan Yesus.
Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskanlah suatu doa tidak lebih dari dua halaman, doa-syafaat menurut 1 Timotius 2: 1 - 8 untuk semua tingkat penguasa dan untuk bangsa Anda.
Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Kisah para Rasul 26 : 28, 29

Kerumunan banyak orang.
Pada suatu hari ketika saya pergi ke pasar saya harus menunggu di luar sebuah toko yang penuh sesak dengan pengunjung yang perlu membeli sesuatu dari toko tersebut. Saya hampir-hampir saja terinjak-injak oleh kerumunan orang banyak itu yang semuanya berjalan dengan tergesa-gesa. Pertama-tama saya berpikir jelek tentang mereka sebab mereka mendorong-dorong saya dan berteriak-teriak, beberapa orang di antaranya minum-minum dan banyak yang merokok dan berbicara kotor-kotor.

Kemudian saya teringat ketika Tuhan Yesus melihat kerumunan banyak orang. Dia tidak marah kepada orang-orang itu tetapi melihat mereka sebagai orang yang kebingungan dan memerlukan pertolongan. Tuhan Yesus merasa iba terhadap mereka dan minta kepada teman-teman-Nya untuk berdoa minta pengerja-pengerja supaya menolong orang-orang tersebut. Matius 9: 35-38.
Domba-domba tanpa gembala.
Saya bertobat atas ketidak-sabaran saya dan mulai berdoa. Saya merasakan Allah berbicara kepada saya, mengatakan, "Kalau engkau benar-benar ingin menolong orang-orang ini, ketahuilah bahwa tidak ada usaha manusia yang akan diperhatikan oleh mereka. Hal paling baik yang perlu engkau lakukan adalah datanglah mendekat kepada-Ku supaya Aku dapat me-respon kepada doa-doamu dan membawa orang-orang itu kepada-Ku.
Doa-doa Alkitabiah yang menyelamatkan orang-orang yang terhilang.
Mari coba pikirkanlah peristiwa ini barang sejenak, khususnya biala Anda mengenal benar Alkitab Anda. Di manakah Anda dapat menemukan contoh-contoh doa kepada Allah memohon pertolongan-Nya untuk menyelematkan individu-individu seperti Ibu, Ayah, anak laki-laki dan anak perempuan, Bos Anda, tetangga Anda dan demikian selanjutnya.
Mengapa tidak?
Sebab Allah sudah menyatakan Diri-Nya sendiri sepenuhnya commit (mengikatkan Diri) untuk menyelamatkan orang-orang itu. Allah lebih commit untuk menolong darip[ada kita. Bagi Allah hal itu sudah diputuskan dan keputusan itu berlaku untuk selama-lamanya.

Allah telah berjanji untuk meremukkan kepala ular, artinya menghancurkan otoritas iblis. Kejadian 3 : 15.

Allah mengikatkan Diri-Nya sendiri dalam Ketetapan-ketetapan dan Perjanjian-perjanjian untuk memberkati manusia. Kejadian 9: 1 - 17; Kejadian pasal 15 dan 17; Keluaran 34: 10.

Walaupun manusia berkali-kali melanggar janjinya sendiri, namun Allah dalam Kasih-Nya dan belas-kasihan-Nya berjanji untuk mengadakan Perjanjian Baru dalam Yeremia 31:31.

Dia berjanji kepada Abraham bahwa melalui dia dan oleh iman maka keluarga-keluarga di seluruh bumi akan diberkati. Kejadian 12 : 1-3.
Allah memberikan kepada seluruh negeri, Israel, tugas untuk mengurus berkat-Nya di bumi, Keluaran 19: 5, 6.

Dalam Yehezkiel 34: 4, 12, 16, Bapa sorgawi menunjukkan belas-kasih-Nya yang besar dengan menyatakan bahwa meskipun manusia gagal untuk memperhatikan orang yang terhilang, Allah akan secara Pribadi mencari yang terhilang, membawa kembali jeraminya dan membalut yang terluka dan menguatkan yang lemah.

Di atas semuanya itu Allah telah mengirimkan Anak-Nya, Yesus, untuk mencari dan menyelamatkan mereka yang terhilang. Lukas 19: 10; 4: 18.

Ketika Allah mengutus Roh Kudus, pertama-tama yang Dia lakukan adalah memberitahukan manusia dari segala penjuru dunia mengenai hal-hal yang ajaib tentang Allah, dengan bahasa mereka masing-masing. KPR 2 : 1 - 12.
Apakah Doa Alkitabiah yang paling baik ?
Sekarang ketika kita tahu betapa commit-Nya dan ber-sungguh-sungguh-Nya Allah, maka dengan penuh semangat, penuh ketekunan, penuh kegigihan dan penuh keyakinan yang mutlak, kita dapat berdoa dalam Nama Yesus, "Datanglah Kerajaan-Mu, terjadilah Kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Amin".
Bagaimanakah seharusnya ktia berdoa ?
Walaupun kita tahu bahwa Allah adalah demikian commit mengusahakan orang-orang berdosa diselamatkan, kita masih perlu juga untuk berdoa, dan berdoa sebanyak-banyaknya dengan penuh gairah, penuh semangat yang menyala-nyala dan dengan keteguhan hati. Bagaimana seharusnya kita berdoa ?
Pertama-tama, kita harus berdoa untuk diri kita sendiri.
Berdoa supaya pikiran kita dibukakan kepada kenyataan akan hal kehilangan, Wahyu 20:11.

Berdoa supaya kita diberikan rasa belas kasihan kepada mereka yang terhilang. Lukas 19:10.

Berdoa supaya semua pintu dibukakan oleh Allah. 1 Kor 16:9; 2 Kor 2:12, Kis 14:27, Kol 4:3,
Wahyu 3:8.

Berdoa supaya kita diberi kepekaan akan bimbingan Allah. KPR 8:26 dan selanjutnya.

Berdoa supaya kita diberi hikmat Allah, sebab kesempatan itu mungkin tidak datang di mana kita harapkan, dan kita sering melihat ke tempat yang salah. Yakobus 1:5

Berdoa supaya kita diberi keberanian. Ef 6:19, KPR 4:29.

Berdoa supaya kita diberi kebebasan Roh Kudus bekerja meyakinkan orang-orang yang dilawat.
KPR 1:8.

Berdoa untuk Firman-Nya, Yesaya 59:21; Yeremia 1:9.

Berdoa supaya kita diberi kesadaran mentalitas untuk pertumbuhan dan tuaian; Matius 13: 1 - 23; Yesaya 53: 10, 11.
Kita harus selalu berdoa untuk orang-orang.
Doa adalah suatu ekspresi akan kasih kita. Doa yang paling baik mengambil keinginan-keinginan Allah dan menyatakannya kembali kepada Allah dalam kata-kata. Paulus membimbing kita berdoa untuk orang-orang lain dalam 1 Timotius 2: 1-3.

"Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan kamu; aku akan mengajarkan kepadamu jalan yang baik dan lurus." . 1 Samuel 12:23
Kita berdoa sebagai suatu peperangan rohani.
Walaupun ilah zaman sekarang, setan, telah membutakan pikiran orang-orang tidak percaya, doa-doa kita akan membuka mata yang tidak melihat itu dan menyelamatkan mereka dari kuasa setan supaya dosa-dosa mereka diampuni oleh Allah dan mereka bergabung kembali dengan keluarganya. 2 Kor 4:4, KPR 26:18.

Kita harus berperang rohani melawan pekerjaan setan yang menahan manusia, uang dan barang-barangnya untuk menyebar-luaskan Injil. Efesus 6:12.

Sebenarnya cengkeraman iblis itu begitu kuatnya sehingga Tuhan Yesus memerintahkan kita untuk berdoa kepada Allah memohon supaya pengerja-pengerja-Nya didorong maju dengan pesat dan laju masuk ke dalam ladang penuaian. 2 Korintus 2:11; Matius 9:38
Doa-doa yang dijawab.
Alkitab memberitahukan kepada kita bahwa Gereja mula-mula membaktikan diri mereka dalam doa dan Allah kemudian menambahkan orang-orang percaya setiap hari dengan jumlah bertambah-tambah. Sebab pemimpin-pemimpin mereka memandang doa dan Firman Allah sebagai suatu perkara yang sangat penting, jumlah murid-murid baru bertambah dengan sangat cepat. KPR 2: 42, 47; 6: 4-7.

Ingat-ingat, jika kita berdoa seturut kehendak Allah, maka jawaban-jawaban doa kita akan segera melaju datang kepada ktia semua. 1 Johanes 5: 14-15; Markus 11:24, Matius 18:19, Matius 7.7, Yeremia 33:3.
Rumah Doa untuk segala bangsa.
Berdoa untuk Aljazair.
Operation World halaman 87

660.000 mati dalam perang saudara sekarang ini
30.000.000 suku-bangsa Afrika Utara
99.4% Muslim belum terjangkau
Perlawanan kuat terhadap Injil.

4. Persiapan Menuju Keselamatan


Orang-orang yang Anda temui dapat dimenangkan untuk Yesus.

Bacalah Bagian Alkitab Ini
1 Petrus 3: 8 -22; Daniel 12: 2-4
Hafalkanlah Ayat Ini
1 Petrus 3:15. Bersiaplah selalu untuk menjawab semua pertanyaan kepada setiap orang yang minta dijelaskan tentang alasan-alasan pengharapan yang Anda miliki.
Diskusikanlah Hal Ini
Pertanyaan-pertanyaan macam apakah yang dapat Anda ajukan kepada seseorang sehingga dapat mengarahkan pembicaraan kepada kesaksian Anda.
Lakukanlah dalam Minggu Ini
Pikirkan tentang bagaimana Tuhan membimbing Anda untuk percaya kepada-Nya dan bagaimana Dia telah menolong Anda sewaktu Anda mulai percaya kepada Tuhan. Tuliskanlah itu semuanya, dan kemudian ambil waktu khusus selama dua menit untuk berlatih praktek menceriterakan kesaksian Anda tersebut kepada teman-teman Anda sampai Anda benar-benar merasa dapat melakukannya dengan santai, bukan dengan cara berkhotbah.
Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskanlah pesan-pesan apa yang terkesan pada diri Anda tentang perumpamaan anak yang hilang dikaitkan dengan orang-orang yang tersesat dan betapa besar keinginan hati Allah untuk memulihkannya kembali, tidak lebih dari dua lembar kertas.
Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
2 Timotius 1:7

Petrus, seorang Rasul yang besar dan Gembala yang dicintai juga melakukan pekerjaan Pemberita Injil dari waktu ke waktu. Tetapi dalam 1 Petrus 3:1-8 dia membuka hatinya sebagai seorang Gembala, dan kemudian dalam ayat ke 13 dia beralih memberikan dorongan semangat kepada anggota Jemaatnya untuk memenangkan jiwa-jiwa untuk Tuhan Yesus. Kita akan mengikuti nasihatnya yang baik itu.
1. Kita harus mengatasi rasa takut kita.
Di Spanyol ada satu Gereja yang beranggotakan laki-laki dan perempuan yang dulunya terbiasa hidup bergelandangan di-jalan-jalan, tanpa rasa takut merampok orang-orang lain, menggunakan narkoba dan memperdagangkan sex. Tuhan Yesus telah menyelamatkan ratusan orang-orang semacam itu dengan cara yang sangat mengherankan. Dulu mereka merampok Bank, tetapi sekarang bila tiba saatnya mereka berceritera tentang Tuhan Yesus, anehnya mereka tiba-tiba merasakan sedikit ketakutan, dan sering mengucapkan kata-kata kurang lebih sebagai berikut :

"Orang-orang mungkin akan mentertawakan saya."
"Orang-orang mungkin mengira saya ini gila."
"Seseorang mungkin akan memukul saya."
"Saya tidak senang mempunyai perasaan tertolak."

Alkitab berkata bahwa Allah tidak memberikan kita roh takut, tetapi memberikan roh keberanian, roh mengasihi dan roh disiplin. 2 Tim 1:7.
Dari mana rasa takut itu datang ?
Siapa yang tidak menginginkan kita berceritera tentang Tuhan Yesus? Setan! Jika kita tunduk kepada Allah dan melawan iblis, maka iblis akan lari dari kita. Yakobus 4:7.
2. Marilah kita luruskan sikap hati kita.
Sebab dalam hati kita, kita harus menegakkan Kristus, sebagai Tuhan. Memposisikan diri di bawah ketuhanan Kristus berarti melayani kepentingan Tuhan dan melakukan apa saja yang diperintahkan-Nya adalah satu hal yang sangat penting bagi kita. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan kepentingan Tuhan Yesus Kristus?

Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Lukas 19:10.
Roh Tuhan ada padaKu, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; Lukas 4:18.
Bukankah dia meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Lukas 15:4.

Orang-orang yang tersesat dan kebingungan karena terlantar adalah penting bagi Tuhan Yesus. Matius 9:36-38.

Memang benar kalau dikatakan bahwa jiwa manusia dapat juga diselamatkan di tempat tidur di mana dia terbaring sakit sebelum menemui ajalnya. Tetapi bukankah masih terlebih baik jika kehidupan dan jiwa dapat diselamatkan ketika seorang muda mengikut Kristus? Siapa yang dapat mengatakan berapa banyak orang, dalam masa hidupnya, yang mungkin dapat dibimbingnya ke pada Kristsus ?
3. Petrus mengatakan selalu!
Kita harus selalu siap untuk berceritera tentang Yesus pada setiap waktu, siang ataupun malam. Anda boleh merasa yakin bahwa kadang-kadang Allah mengizinkan dan mengkondisikan kita untuk menghadapi berbagai hal yang kurang mengenakkan kedagingan kita supaya kita memperoleh kesempatan untuk mengetahui dan menguji sendiri kesungguhan hati kita.

Di India ada satu kelompok orang-orang Kristen yang benar-benar kecapaian sesudah bekerja seharian penuh dalam udara yang panas dan berdebu. Mereka duduk-duduk di sebuah warung makan untuk makan. Tiba-tiba seorang pelayan warung berkebangsaan Hindu serta-merta merebahkan dirinya di bawah kaki mereka sambil mengatakan bahwa dia tahu siapa mereka itu dan minta agar seseorang dari antara mereka mau membimbing dan mendoakan dia untuk menerima Kristus dalam hidupnya. Suatu permintaan yang diajukan pada waktu yang tidak mengenakkan kedagingan mereka yang sedang kepanasan, kecapaian dan kelaparan; tetapi menurut Anda apa yang mereka lakukan? Selalu siap!
4. Apakah Anda siap ?
Petrus berkata bahwa kita harus siap sebelum pergi ke medan pertempuran sebab kalau tidak maka kita akan menghadapi resiko dikalahkan oleh musuh. Dalam hal-hal apa sajakah kita harus bersiap diri? Sebagai contoh, bersiaplah dalam hal :

Secara roh, terhisab dalam suatu doa.

Secara Alkitabiah, yakin benar akan kerinduan hati Allah Bapa, Allah Putera dan Roh Kudus.

Secara emosional, kita akan mendengarkan beberapa ceritera-ceritera yang amat menyedihkan tetapi kita harus senantiasa siap menjadi pendengar yang baik, tidak merasa shock atau terpukul secara emosional namun dapat meneteskan air-mata.

Secara intelek, kita harus selalu siap sebab ada banyak cara dan jalan untuk memenangkan berbagai macam orang. Tahukah kita apa cara-cara dan jalan-jalan itu ?

Secara praktis, selalu siap untuk pergi pelayanan berdua-dua disertai dengan perencanaan yang teliti dan tindak-lanjut yang teratur rapi, sambil menjaga penampilan diri yang baik.
5. Petrus mengucapkan perkataan ~ Setiap orang!
Kita semua kadang-kadang atau bahkan mungkin sering menganggap bahwa bergaul dengan satu kelompok orang tertentu dirasakan lebih mudah dibandingkan dengan kelompok orang-orang lain; tetapi bila tiba saatnya untuk memenangkan jiwa-jiwa kita harus mematikan setiap prasangka dan sikap pilih-kasih kita sebab bagi Tuhan Yesus setiap jiwa itu berharga. Apakah mereka itu dari golongan kelas atas, atau kelas pekerja atau kelas paling bawah dalam lapisan masyarakat; semuanya sama-sama dikasihi oleh Allah.
6. Berikan kesempatan kepada mereka untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan!
Dapatkah Anda memulai suatu percakapan dengan seseorang yang secara bertahap dapat membimbing lawan bicara Anda itu untuk bertanya, seperti misalnya menanyakan apa yang Anda kerjakan sehari-harinya atau kemana Anda pergi tiap akhir minggu? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu membukakan suatu peluang yang bagus bagi Anda untuk menyampaikan beberapa kata tentang iman Anda dan mungkin juga tentang Gereja Anda. Idenya adalah menjadi penjala manusia. Kalau kita menangkap ikan maka kita akan menggunakan umpan yang dikaitkan pada alat pancing. Ya, coba-coba saja Anda perhatikan dan cermati dengan sungguh-sungguh siapa yang dapat Anda tangkap untuk Tuhan dengan kesabaran, keteguhan hati dan kejelian mata melihat peluang-peluang yang diberikan oleh Allah.
Datangnya kesempatan itu bisa tanpa diharapkan sebelumnya.
Seorang gembala bepergian dengan kereta api dan kebetulan ada seorang anak perempuan yang duduk tidak jauh dari dia sedang terkena gangguan penyakit asma. Orang-orang yang ada di sekitarnya memalingkan pandangannya ke arah lain tetapi gembala tadi justru datang menghampiri anak perempuan itu untuk menenangkannya dari gangguan penyakitnya itu. Gembala itu mengatakan bahwa dia mengetahui apa yang dirasakan oleh anak perempuan itu sebab dia sendiri pernah menderita sakit asma. Kemudian gembala itu kembali ke tempat duduknya. Setelah tenang anak perempuan itu bertanya kepada gembala itu mengapa dia sekarang tidak menderita sakit asma lagi. Dalam waktu kurang lebih dua menit saja gembala itu sudah memperoleh kesempatan yang terbuka lebar untuk menceriterakan tentang imannya kepada Allah Yang juga menyembuhkan orang dari segala macam penyakit. Anak perempuan itu berjanji untuk mengunjungi gembala itu.
7. Dapatkah Anda menjelaskan tentang pengharapan yang Anda miliki ?
Ketika Anda bercakap-cakap dengan seseorang di jalan dan lambat-laun percakapan Anda berdua berangsur-angsur bergeser mengarah kepada hal-hal tentang kepercayaan kepada Allah. Di sini mungkin Anda punya waktu tidak lebih dari dua menit untuk memperoleh kesempatan menceriterakan apa yang Tuhan Yesus telah kerjakan untuk Anda. Dapatkah Anda melakukan itu? Silakan mencobanya dengan teman-teman Anda, masing-masing bergantian mengambil giliran bercakap-cakap dan lainnya bertugas mengawasi waktu jangan melewati dua menit.
8. Perhatikan sikap Anda.
Sikap dan senyuman kita dapat berbicara lebih keras daripada kata-kata kita. Petrus mengatakan bahwa kita harus berkata-kata dengan sopan santun dan hormat, yang merupakan sikap yang jarang kita temui dalam dunia yang serba sibuk ini.
9. Akhirnya, bersiap-siaplah untuk menderita, masuk Salib dan Sengsara Kristus.
Jika itu kehendak Allah, maka Petrus berkata, bersiaplah untuk menderita karena perbuatan baik dan benar secara Alkitabiah. Beberapa orang tidak mau mendengarkan Anda. Janganlah khawatir karena mereka akan mentertawakan atau menghina Anda. Semua yang Anda alami itu untuk Tuhan Yesus yang telah mati di kayu salib menebus dosa manusia, orang benar sudah dikorbankan untuk yang tidak benar, demi tujuan untuk membawa kita semua kepada Allah.
Rumah doa untuk segala bangsa
Berdoalah untuk Belgia
Operation World halaman 114
Markas Besar UNION EROPA
hampir 10.000.000 orang
Negara Industri,
kaya; hanya 0,32% Injili.

5. Gaya Hidup Penginjil


Apa yang membuat orang mendengar ?

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Markus pasal 1
Hafalkanlah Ayat Ini
Markus 1:15. Yesus berkata, " Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" Markus 1:15.
Diskusikanlah Hal Ini  
Saling membahas pertanyaan-pertanyaan di akhir pelajaran ini. 
Lakukanlah dalam Minggu Ini
Sudah tiba saatnya sekarang bagi kita untuk melakukan apa yang Tuhan Yesus lakukan dulu dan pergilah ke desa-desa yang belum pernah Anda datangi, dan berkhotbahlah memberitakan Injil di sana. Sesudah berdoa, pergilah berdua-dua bersama-sama sebagai satu Team Pelayanan.
Tugas Tertulis untuk Diploma
Selidikilah ke-empat Kitab Injil dan juga Ibrani 5:7 kemudian buatlah tulisan pada satu lembar kertas dengan judul "Kehidupan doa Tuhan Yesus."
Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Ibrani 2: 3, 4.

Markus 1:45 berkata bahwa orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru. Mereka tidak datang ke gereja, tidak ke tempat pelatihan, tidak ke kelompok misi atau tidak juga ke pekerjaan sosial. Mereka datang kepada Yesus. Jika kita dapat mengungkapkan mengapa mereka datang, dan kita melakukan hal-hal yang sama seperti apa yang Yesus lakukan waktu itu, maka pada zaman sekarang inipun orang-orang masih tetap akan berdatangan kepada Yesus dari segala penjuru.
1. Yesus menyambut Roh Kudus.
Yesus mendengarkan Roh Kudus, Markus 1: 9-12, mentaaati-Nya dan memberikan kendali kehidupan-Nya kepada Roh Kudus, pergi dan melakukan apa saja yang Roh Kudus tunjukkan.
Mengapa hal ini jadi begitu penting ?
Yesus adalah Allah, tetapi ketika Dia dilahirkan, Dia sengaja meninggalkan semua kuasa dan otoritas ke- Allahan-Nya. Filipi 2: 6, 7. Dia memilih untuk datang sebagai seorang anak bayi yang terbuka, tidak sebagai seorang komandan tentara, pengusaha yang kaya atau penguasa politik. Yesus datang sebagai seorang manusia yang lemah dan terbatas, tetapi seorang manusia yang diurapi dan diberi kuasa oleh Roh Kudus, sebagaimana kita sesungguhnya juga sekarang dapat melakukannya karena pengurapan dan kuasa dari Roh Kudus yang sama dan seyogyanya demikianlah juga yang harus kita lakukan sama seperti Yesus. Lukas 4:18.
2. Yesus mengatasi cobaan iblis.
Di padang gurun, menurut Injil Markus 1:13, Matius 4:1-11, Yesus merasa lemah dan lapar ketika iblis mencobai-Nya untuk menyalah-gunakan kuasa-Nya dengan mengubah batu-batu menjadi roti. Kemudian setan mencobai Dia agar Dia mengelak dari sengsara salib dan setan juga mencobai Yesus untuk menaikkan diri-Nya sendiri akan tetapi pada setiap kesempatan bujukan setan itu Yesus mengatakan "Tidak" dan Dia memilih untuk tetap setia kepada Allah dan Rencana-Nya. Akhirnya setan dikalahkan dan pergi.
3. Yesus menomor-satukan Berkhotbah dalam Agenda Kerja-Nya.
Dia mengatakan bahwa khotbah-Nya adalah suatu berita Kabar Baik.
Dia mengatakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.
Dia mengatakan bahwa waktu-Nya telah tiba.
Dia memerintahkan orang-orang untuk bertobat dan percaya. Markus 1:14.

Seringkali kita memberi kesaksian tentang Yesus secara diam-diam dan manis dalam kehidupan kita, tetapi sebenarnya orang-orang itu harus diberikan tantangan untuk membuat keputusan dalam hidupnya, untuk berbalik dari jalan hidupnya yang sesat dan berdosa kepada Tuhan dan percaya, atau kalau tidak, maka mungkin yang dapat terjadi malahan sebaliknya yaitu, tidak percaya. Janganlah ada orang yang mengatakan bahwa khotbah itu tidak populer. Miguel Diez mempunyai 3.000 orang pendengar di udara terbuka di Ecuador, di Pensacola, Gereja Florida telah melihat 100.000 petobat baru dalam waktu dua tahun, dan Carlos Anacondia di Argentina telah melihat 8.000.000 keputusan dibuat untuk mengikut Kristus melalui khotbah penginjilannya.
4. Yesus mengetahui waktu Tuhan.
Yesus bekerja sampai Ia berusia tigapuluh tahun tetapi waktu raja Herod memenjarakan Yohanes Pembaptis, maka kejadian itulah yang memicu Yesus. Dari kejadian itu maka Yesus tahu bahwa waktu-Nya telah tiba. Kita diberi-tahu untuk senantiasa berjaga-jaga, supaya kita dapat mengetahui bilamana Yesus hadir di depan pintu kita. Jika kita dengan mata yang sebelah memperhatikan Firman Nubuatan Allah, di Gereja dan Israel, sedang mata yang sebelah lagi kita pergunakan untuk memantau peristiwa-peristiwa dunia, maka kita akan mengerti mengenai masa dan waktu Tuhan (kronos dan kairos). Markus 13:28-36; Matius 16: 1-3.

Nuh paham akan waktu Tuhan dan membangun bahtera.
Musa memahami waktu Tuhan dan membimbing umat Allah kepada kebebasan.
Daniel memahami waktu Tuhan dan berdoa untuk mengakhiri masa pembuangan umat Allah.
Allah memegang waktu-Nya dan mengutus Yesus.
Yesus memahami waktu Tuhan dan berkhotbah memberitakan Injil Kerajaan Allah.
5. Yesus memanggil orang-orang lain untuk membantu.
Dia tidak melakukan semuanya oleh-Nya sendiri, Markus 1:16-20. Orang-orang yang mendengar panggilan Kristus, mentaati-Nya tanpa menunda-nunda lagi, meninggalkan semua yang sedang dikerjakan dan mengikut Yesus, untuk memperluas kesaksian dan berbagi dalam menanggung beban pekerjaan.
Pertama-tama hanya ada Yesus.
Kemudian, Yesus ditambah dengan 12 orang murid.
Lalu berikutnya, yang 12 ditambah dengan 3.000 petobat baru.
Berikutnya yang 3.000 orang menjadi 5.000 orang Yahudi.
Berikutnya lagi orang-orang dari negara-negara lain bergabung dalam gerakan ini.
Dan kemudian dilanjutkan dengan tersebarnya Injil ke Afrika dan Asia dan demikian seterusnya.
6. Yesus memperlihatkan Kuasa Allah.
Yesus mengusir roh jahat. Markus 1:25.
Yesus menyembuhkan demam malaria. Markus 1: 31.
Yesus menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Markus 1:33 - 39.
Yesus mentahirkan orang yang kena penyakit kusta. Markus 1:42.
Setiap kali Yesus memperlihatkan Kuasa Allah yang pada hakekatnya adalah Kasih dan Belas-kasihan Allah dalam Lawatan-Nya maka berita itu tersebar luas kemana-mana. Markus 1:28, 45, sedemikian jauh dan luas wilayah tersebarnya berita itu sehingga seluruh penduduk kota mendatangi-Nya. Markus 1 : 33, 37.
7. Yesus komitmen untuk selalu berdoa.
Yesus hanya mengerjakan apa yang Dia lihat Bapa-Nya mengerjakan, Yoh 5:19 dan untuk dapat melakukan itu Dia selalu menyisihkan waktu secukupnya untuk mendengarkan Bapa-Nya. Kadang-kadang pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, atau larut malam, sendirian saja di tempat tersendiri atau bersama di tempat umum. Setelah itu, Ia tahu apa yang harus dilakukan-Nya. Markus 1:35.
8. Yesus juga komitmen pada orang-orang.
Dia mempunyai kesempatan untuk tinggal di satu tempat dan menjadi terkenal di tempat itu tetapi Yesus selalu memilih untuk meneruskan perjalanan-Nya ke desa-desa di sekeliling tempat itu, untuk berkhotbah memberitakan Injil di sana juga. Markus 1: 37 - 39. Yesus mengasihi orang-orang, baik orang-orang yang paling sukar untuk dikasihi seperti orang yang dirasuk oleh roh jahat dan wanita yang sakit dan juga yang berpenyakit kusta. Bagi Yesus hal-hal itu adalah masalah komitmen-Nya untuk mencapai lebih banyak orang dengan Kasih Allah. Akibatnya adalah orang-orang datang kepada-Nya dari segala penjuru, dan akan selalu bertambah banyak yang berdatangan mencari Yesus hingga sekarang dan waktu yang akan datang.

Yesus adalah orang yang melayani dalam kuasa Roh Kudus. Yesus berkata bahwa barangsiapa yang percaya kepada-Nya tidak saja mereka akan dapat melakukan perkara-perkara yang sama seperti yang waktu itu dilakukan-Nya tetapi bahkan mereka akan dapat melakukan perkara-perkara yang jauh lebih besar oleh karena kuasa dari Roh Kudus yang sama yang diutus Yesus kepada kita, sebagai Penolong dan Penghibur.
9. Beberapa pertanyaan untuk dipertimbangkan:
Apa rencana Anda untuk menjangkau orang-orang?
Apakah komitmen Anda untuk berdoa?
Apakah Anda mempergunakan Karunia-karunia Roh ?
Apakah Anda berkata "ya" kepada panggilan Tuhan ?
Dapatkah Anda melihat bahwa waktu Tuhan itu adalah sekarang ?
Apakah berkhotbah itu merupakan suatu prioritas bagi Anda ?
Apakah Anda mengatasi cobaan setan setiap hari dengan doa, Firman Tuhan dan dengan membuat keputusan-keputusan yang kudus ?
Apakah Anda sudah menerima Roh Kudus ketika untuk pertama kalinya Anda menjadi percaya kepada Kristus dan apakah Anda masih dipenuhi oleh Roh Kudus setiap hari sekarang ini ?
Rumah Doa untuk segala bangsa.
Berdoalah untuk bangsa Mongol.
Operation World page 389 / halaman 389
3.000.000 rakyat Mongol
animis, Buddhis, ateis.
Mungkin ada 1.000 petobat baru
Banyak penderitaan dan eksploitasi

6. Dengan Segala Cara


Memenangkan keluarga dan teman-teman kita memerlukan penginjilan efektif.

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Amsal pasal 24.
Hafalkanlah Ayat Ini
Roma 1: 16. Sebab akau mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Roman 1: 16.
Diskusikanlah Hal Ini  
Apakah alinea pembuka itu nyata benar ? Kalau memang benar, apakah kita mempercayai apa yang dikatakan oleh penulisnya dan apa yang akan kita lakukan ?
Lakukanlah dalam Minggu Ini
Tuliskanlah suatu silsilah dari keluarga besar Anda: orang tua Anda, kakek dan nenek dari sisi ayah dan sisi ibu, anak-anak, paman dan bibi, keponakan, siapa saja yang masih ada hubungan saudara dan masih hidup. Kunjungilah kira-kira lima keluarga, katakan kepada mereka apa yang sedang Anda kerjakan sekarang ini.
Tugas Tertulis untuk Diploma
Lihatlah pada Skala Tingkat Kerohanian di dalam Injil (tertera di bawah ini pada pelajaran butir 2 - Judul Skala Tingkat Kerohanian Manusia.). Orang tipe yang bagaimanakah menurut bayangan Anda akan mengucapkan kata-kata dalam kalimat yang kami susunkan di bawah ini, kalimat nomor 1 hingga nomor 11 ? Coba Anda membuat tulisan cukup satu alinea saja untuk menguraikan dan menjabarkan tipe tiap-tiap orang yang mengucapkan tiap-tiap kalimat tersebut.
Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Roma 10: 14 -15

Kita sudah terbiasa membagi-bagi manusia dalam banyak golongan : kulit-putih, kulit berwarna, kaya dan miskin, terdidik dan tidak terdidik, Amerika dan suku asli Amerika, orang Timur dan Barat, Tetapi Yesus menarik satu garis melintasi penggolongan yang kita buat tersebut dan mengelompokkan manusia menjadi dua golongan yaitu yang sudah bertobat dan yang belum bertobat, yang dilahirkan sekali dan yang dilahirkan dua kali. Ada sebagian orang-orang berada di satu sisi dari garis pemisah itu tetapi ada juga banyak orang berada di sisi lainnya. Garis pemisah yang ditarik oleh Yesus melintasi pengelompokan manusia dari waktu sampai kekekalan. Stanley Jones, dari India.
1. Apakah yang dimaksud dengan Hati Allah ?
Tuhan sabar terhadap kita semua, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Cara Allah untuk melaksanakan ini adalah mempergunakan kita sebagai kawan-sekerja-Nya. Kita adalah Tubuh Kristus, bagian tangan, bagian kaki dan bibir Yesus di bumi. 2 Petrus 3:9.
2. Di mana posisi Manusia dalam Skala Tingkat Kerohanian?
Dapat kita katakan secara acak bahwa posisi manusia sangat bervariasi mulai dari penampilan sebagai seorang yang masih primitif yang tinggal di desa-desa dalam hutan sampai pada penampilan sebagai seorang penduduk kota yang modern dan berpendidikan tinggi. Tetapi hendaknya janganlah sekali-sekali kita langsung saja tanpa selidik terlebih dahulu membuat asumsi bahwa orang desa itu adalah orang yang tidak dengar-dengaran pada Tuhan. Kita pasti sama-sama sepakat untuk berpendapat bahwa tiap-tiap orang pasti mempunyai Tingkat Kerohanian dalam pemahamannya tentang Injil. Dalam pekerjaan kita selaku hamba Tuhan atau pelayan Tuhan atau sebagai orang percaya pada umumnya dan dalam kaitannya dengan komunikasi, maka sedikit banyak kita perlu mengetahui posisi orang yang kita hubungi itu dalam Skala Tingkat Kerohanian di bawah ini. Setelah Anda mengetahuinya, maka Anda akan dapat memperkirakan dan membuat perencanaan tentang apa yang paling baik Anda katakan kepada mereka masing-masing.

Kekristenan ? Tidak pernah mendengar tentang hal itu.
Kekristenan ? Ya, tetapi apa sih Kekristenan itu ?
Saya sudah pernah mendengar tentang Injil.
Saya memahami tentang Injil.
Injil itu bermanfaat bagi saya.
Saya membutuhkan pengampunan dan Kasih Allah.
Tantang saya untuk menerima Kristus.
Marilah berdoa dengan saya untuk menerima Kristus.
Saya sedang berpikir melalui keputusan saya.
Ya, saya ingin bergabung dengan sebuah Gereja.
Ya, saya akan menceriterakan kepada orang-orang lain.
3. Apa yang seharusnya kita lakukan ?
Paulus adalah contoh yang baik untuk diteladani. Di antara orang-orang Yahudi dia menjadi seperti orang Yahudi, di antara orang-orang non-Yahudi dia berperilaku sebagai seorang non-Yahudi, di antara mereka yang lemah dia berpenampilan lemah lembut supaya dengan segala cara yang memungkinkan dia dapat menyelamatkan beberapa orang. Itulah yang disebut dengan PENGINJILAN. 1 Korintus 9: 19-23.

Jika suatu Gereja mulai hidup untuk kepentingan dan orientasi kelompoknya sendiri dan bukannya hidup bermasyarakat bersama-sama dengan orang-orang yang berada di sekitar Gereja itu, maka itu berarti mulainya suatu kematian yang berlangsung perlahan-lahan dan pasti. Penginjilan adalah kesuka-citaan dan aliran darah kehidupan dalam suatu Gereja. Setiap anggota Gereja harus menjadi saksi setiap hari.
4. Bagaimana melakukan Penginjilan Pribadi ?
Kebanyakan orang percaya selalu bersedia untuk melakukannya, tetapi harus mulai dari mana ?

Yesus mengatakan supaya pergi berdua-dua, tidak sendirian, jadi pergilah berdua dengan teman Anda, pria dengan pria dan wanita dengan wanita.
Cara paling mudah untuk mempelajari Penginjilan adalah dengan langsung melakukannya sendiri, maka pergilah bergabung dengan yang lain tetapi tolonglah orang-orang lain terlebih dahulu.
Pusatkan perhatian Anda kepada keluarga dan teman-teman Anda sendiri, mereka adalah orang- orang yang paling sering Anda lihat dan yang paling Anda kenal. Mereka mungkin sudah mulai melihat perubahan-perubahan yang terjadi dalam diri Anda dan bahkan sudah mulai bertanya-tanya dalam hati mereka mengapa perubahan-perubahan itu dapat terjadi ?
Berikan iman dan kepercayaan Anda kepada keluarga dan teman-teman Anda itu sebab sebagai orang tidak percaya mereka tidak mempunyai iman sendiri. Pinjamilah mereka dengan iman Anda, iman dan percaya untuk mengayomi mereka secara rohani.
Berdoa kepada Roh Kudus supaya Roh Kudus memegang kendali sepenuhnya atas kita.
Berbicaralah selalu tentang Yesus. Katakan bahwa Yesus menyembuhkan, memberkati dan mengampuni, dan katakan juga bahwa Yesus hadir di sini untuk mereka, sekarang juga Yesus hadir untuk menolong mereka. Tawarkanlah Anda berdoa untuk mereka dan nantikan apa yang Tuhan akan kerjakan.
Perlihatkanlah Kasih Allah dengan cara menawarkan pertolongan dalam hal-hal yang praktis kalau itu memang memungkinkan. 1 Yohanes 3:18.
Berdoalah untuk keluarga mereka sebab demikianlah isi hati Allah. Berikanlah waktu yang cukup untuk mereka saling mendiskusikan dalam keluarga mereka tentang rencana salah seorang anggota keluarga yang ingin mengikut Yesus. Tidak tertutup kemungkinan bahwa mereka semua akan ikut tertarik untuk mengikut Yesus, tetapi jika tidak demikian halnya maka situasi yang timbul akan dapat menghasilkan komitmen yang murni kepada Tuhan Yesus Kristus. KPR 16:31.
6. Bagaimana Anda mengetahui kepada siapa Anda harus berbicara ?
Rahasianya adalah melihat apa yang Allah kerjakan dan bergabunglah dalam Rencana Allah. Bagaimana Anda akan melakukannya ?
Roma 3:10 mengatakan kepada kita bahwa tidak ada seorangpun yang mencari Allah, dan Yesus berfirman kepada kita "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku," Yohanes 6:44.
Dapatkah Anda melihat tanda-tanda dari Allah sedang bekerja ?
Kita dapat mengerti akan tanda-tanda itu dari hal yang demikian yaitu bahwa jika seseorang secara serius menunjukkan minat pada Yesus maka itu hanya mungkin terjadi oleh karena Bapa sorgawi sedang berkarya memilih dan menarik dia. Jadi apabila Anda melihat sedikit tanda atau isyarat sekilas saja semacam itu, maka tinggalkanlah semua apa saja yang sedang Anda kerjakan dan segeralah bergabung dengan Allah dalam pekerjaan-Nya saat itu melalui doa dan mendengar suara Roh Kudus untuk menerima Kasih Karunia dan bimbingan Roh.

Demikianlah cara Anda mengetahui apa yang sedang dikerjakan oleh Allah. Tidak perlu untuk mengejar-ngejar orang yang belum pernah memberikan responnya, serahkan perkara mereka itu ke dalam tangan Allah dan waktu Allah. Matius 10:14.
7. Bagaimana Gereja dapat menginjil ?
Berikut ini ada tiga cara-cara yang umum, tetapi berdoalah selalu dan percayakanlah pada Allah untuk membimbing Anda.
Penginjilan dengan kehadiran Anda.
Penginjilan cara ini adalah perwujudan kesaksian dari suatu kehidupan yang telah benar-benar diubahkan dan kehidupan rohani yang berkwalitas dan diurapi yang diberikan oleh Kristus. Tetapi pastikan bahwa anggota jemaatnya adalah orang-orang Kristen sejati sebab banyak orang selalu memperhatikan tingkah-laku yang jelek dan mudah sekali dijauhkan dari Injil. Kehidupan kita mungkin merupakan satu-satunya Injil yang pernah dibaca oleh orang-orang tertentu. Pekerjaan sosial untuk menolong yang miskin, yang kelaparan, yang sedang sakit atau sedang dipenjarakan adalah juga suatu kesaksian yang kuat.
Proklamasi Penginjilan.
Penginjilan dengan kehadiran kita harus diimbangi dengan seruan tantangan Injil untuk membawa orang-orang mencapai suatu keputusan. Di sini kita dapat menggunakan khotbah penginjilan, pekerjaan Penginjilan di jalan, pembagian literatur dan traktat dan juga pemutaran film-film rohani Kristen.
Penginjilan Persuasif.
Dalam 2 Kor 5:11 Paulus berbicara tentang pendekatan kepada orang-orang. Beberapa gereja melakukan pendekatan ini dengan menyelenggarakan kelas Pemahaman Alkitab atau Acara Diskusi di Perguruan Tinggi atau di kalangan Anggota Jemaat Gereja di rumah-rumah. Mereka menggunakan Radio dan TV atau kunjungan dari rumah ke rumah secara rutin dan berkesinambungan untuk memperkenalkan Yesus dan mengarahkan orang-orang untuk menerima Kristus. Beberapa Gereja melatih anggota-anggotanya dan mengutus mereka dalam Penginjilan seperti yang dilakukan Paulus menurut KPR 19:8.

Selain itu semua, setiap Penginjilan akan sangat tergantung pada doa-doa yang dipanjatkan untuk mendukung Penginjilan tersebut. Keberhasilan dan ke-efektifan Penginjilan hanya akan sama efektifnya dengan doa-doa yang dipanjatkan. Berbicaralah dahulu dengan Allah tentang orang-orang yang akan Anda injili sebelum Anda berbicara dengan orang-orang tersebut tentang Allah.
Rumah Doa untuk segala bangsa
Berdoalah untuk Mesir
Operation World halaman 204
60,000,000 berbahasa Arab
86% Muslim, 13% Orthodox
Gereja dianiaya

7. Diperlengkapi


Bacalah Bagian Alkitab Ini
2 Timotius 3: 14 -17, Lukas 4:18, Ibrani 12: 1 - 3.
Hafalkanlah Ayat Ini
Ibrani 13:6 "Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" Ibrani 13:6.
Diskusikanlah Hal Ini
Sekarang setelah Anda mengetahui bahwa Allah sudah merencanakan untuk mendukung Anda, apa salahnya bilamana Anda menceriterakkan tentang Yesus ? (Baca keterangan tambahan di bawah.)
Lakukanlah dalam Minggu Ini
Harap dikoordinasikan agar Anda dapat berbicara kepada seseorang atau suatu kelompok kecil atau kepada suatu Gereja tentang Yesus dan tentang rencana untuk menaburkan benih Firman Allah, kemudian serahkan waktu dan kendali kepada Roh Kudus supaya mengatur pembicaraan Anda waktu itu untuk menceriterakan kepada mereka tentang anggota-anggota yang tekun dalam Keluarga Allah di waktu lampau maupun sekarang.
Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskan secara garis besar berita yang akan Anda khotbahkan pada dua halaman kertas kemudian kirimkan kepada koordinator setempat untuk diperiksa.
Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
1 Korintus 9: 15 -18

Kami akan membicarakan tentang tiga jalan yang didukung oleh Allah ketika Anda berbicara kepada orang-orang tentang Yesus, baik secara pribadi maupun di depan umum. Dia membela dan mendukung Anda dengan Kuasa dari Firman-Nya, dengan Kuasa dari Roh-Nya dan dengan kesaksian yang penuh kuasa dari umat-Nya.
1. Kuasa Firman Allah
Sifat yang unik dari Firman Allah adalah bahwa Firman Allah tidak seperti perkataan manusia, sebab Firman Allah itu :

Hidup, sungguh-sungguh hidup
Ibrani 4:12, 1 Petrus 1:23, KPR 7:38

Sepenuhnya memperlengkapi Anda, 2 Tim 3:16
Tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, ...Yesaya 55:11
Firman-Ku seperti palu yang menghancurkan bukit batu, Yer 23:29
bekerja juga di dalam kamu yang percaya, 1 Tes 2:13
........ dan pedang Roh, yaitu Firman Allah yang dipergunakan oleh Roh Kudus, Ef 6:17

Seperti menaburkan benih
Lihat Markus 4:13-20

Setan mencuri beberapa benih Firman yang ditaburkan
Sebagian tidak berakar di dalam tanah / kehidupan manusia
Sebagian masih saja mengizinkan kecemasan hatinya menguburkan benih Firman.

Tetapi banyak orang yang mendengar Firman Allah adalah seperti tanah yang subur, dan Firman Allah yang ditaburkan menghasilkan bagi mereka tuaian sebanyak 30 kali ganda, ada yang 60 kali ganda bahkan ada yang 100 kali ganda. Anda tahu bahwa ladang itu kebanyakan terdiri dari tanah subur, sedang batu-batuan dan semak duri seringkali terdapat di pinggiran, maka berharaplah selalu bahwa orang-orang itu dapat bertumbuh dalam kebenaran. Tuhan Yesus berkata bahwa benih itu tumbuh dengan sendirinya, secara pelan-pelan, di luar jangkauan penglihatan kita, sedikit demi sedikit, sampai masa penuaian. Jadi seorang petani yang baik itu menaburkan benih dan selanjutnya menunggu dengan penuh kesabaran dan penuh pengharapan. Markus 4:26 - 29
2. Kuasa dari Roh Allah
Allah akan membela kesaksian Anda dengan tanda-tanda penuh kuasa sewaktu Anda berdoa untuk orang yang membutuhkan. Tanda-tanda itu menunjukkan ke suatu arah, dan dalam hal ini tanda-tanda itu menunjuk ke arah jalan menuju Kerajaan Allah dan ke dalam Kasih dan Pemeliharaan-Nya.
Tanda-tanda apa yang dapat kita harapkan untuk kita lihat ?
Dengan mengutip dari Kitab Yesaya 61:1, 2 Tuhan Yesus berkata dalam Lukas 4:18 yaitu bahwa ketika Injil diberitakan kepada orang-orang miskin maka:

Mereka yang hancur hatinya dapat disembuhkan.
Orang-orang yang dipenjarakan dapat beroleh kemerdekaan.
Yang buta dapat mulai melihat.
Yang ditindas dapat dilepaskan.
Kemurahan masih dapat ditemukan bersama Allah.

Suatu hari Yohanes Pembaptis, yang sedang dipenjarakan dan patah semangat, merasa masih belum melihat Kuasa Allah walaupun dia sudah memberitakan kebenaran, lalu dia menyuruh salah seorang pergi menemui Yesus untuk menanyakan apakah Dia benar-benar Mesias. Yesus mengatakan hal-hal yang berikut untuk disampaikan kepada Yohanes Pembaptis :

Orang yang sakit akan disembuhkan.
Roh-roh jahat dapat diusir keluar.
Yang lumpuh dapat mulai berjalan.
Penderita kusta dan yang dikucilkan dapat ditahirkan.
Orang-orang tuli dapat mendengar.
Orang yang mati dapat dipulihkan.
( Lihat Yohanes 10:41; Lukas 7: 20 - 23 )

Pada hari ini orang-orang Kristen melihat tanda-tanda ini di seluruh dunia. Tuhan Yesus akan melakukan hal yang sama untuk Anda ketika Anda berdoa untuk orang lain dalam Nama-Nya. Lalu kita masih dapat menambahkan tanda-tanda yang dijanjikan oleh Tuhan Yesus dalam Markus 16:17-20,

Bahasa lidah. ( Salah satu dari Karunia-karunia Roh )
Perlindungan terhadap bahaya.
Tanda-tanda yang meneguhkan Firman Allah.

Lalu apa yang harus kita lakukan ?
Ikuti teladan Yesus dalam KPR 10:38.

Percayalah kepada janji Yesus untuk kita sendiri. ( KPR 1:8, Yohanes 14:12)
Ikuti teladan dari Gereja mula-mula, yang mengkhotbahkan Firman Allah dan masuk ke dalam Kuasa Roh Allah dalam beberapa peristiwa. Bacalah berita yang dituliskan dalam KPR.
3. Kesaksian dari umat Allah
Meskipun ada kemunafikan yang dituduhkan oleh orang-orang tidak percaya kepada gereja, ( yang sebenar- nya memang demikian, maka sebaiknya kita perlu minta maaf dalam hal ini ), kita dapat menunjuk kepada fakta yang tidak dapat diragukan lagi tentang kehidupan yang diubahkan, khususnya kehidupan kita sendiri.

Anda juga dapat menunjuk kepada kasih yang sungguh nyata di antara umat Allah, dan Anda dapat menunjuk kepada kehidupan orang-orang besar, pria dan wanita, yang dikasihi Allah yang tercatat dalam sejarah dan sekarang. Anda akan dapati bahwa masyarakat menghargai kedua-duanya, baik dia itu seorang yang taat dalam Tuhan maupun seorang penjahat besar, tetapi orang-orang yang suam-suam kuku mereka tolak dengan acuh tak acuh atau dengan ejekan.

Sebutkan pejuang reformasi kristen yang besar,
Anda dapat menunjuk kepada kehidupan dari orang kristen besar seperti William Wilberforce, yang menghentikan perbudakan.
Shaftesbury, yang berjuang gigih untuk orang miskin, Dr. Barnardo, yang menolong para yatim piatu.
Booth, yang memulai pelayanan Bala Keselamatan,
Bishop Tutu, yang berperang melawan politik apartheid.

Sebutkan orang-orang besar dalam memajukan budaya dan peradaban masyarakat,
seperti penjelajah misionaris Livingstone, Studd, yang hidup dan mati untuk Afrika,
Taylor, yang hidup dan mati untuk negeri Cina,
Carey, yang hidup dan mati untuk India,
Judson, yang hidup dan mati untuk Birma,
Billy Graham, yang berkhotbah untuk jutaan orang.

Sebutkan orang-orang Samaria yang baik.
Jika kita bicara tentang menolong yang kelaparan, yang kehausan, yang compang-camping, yang sakit, yang tidak punya rumah, dan yang dipenjara, umat Allah selalu siap di manapun juga. Di seluruh dunia orang-orang Kristen bekerja keras untuk menunjukkan Kasih Allah, seringkali dibayar sedikit atau bahkan tidak dibayar sama sekali.

ACET menolong untuk korban penderita AIDS,
Remar, Teen Challenge and Jackie Pullinger berperang melawan Narkoba,
Mother Teresa dari Kalkuta menolong yang sakit dan yang menghadapi kematian.
Gereja-gereja di Afrika Selatan, Romania, Polandia dan Amerika Latin berperang dengan gigih sekali melawan ketidak-adilan
Orang-orang kristen di Barat berperang melawan aborsi dan kejahatan-kejahatan sosial lainnya.

Walaupun mengalami kegagalan dan kejatuhan orang-orang Kristen tetap tegar dan tabah menghadapi setiap pemeriksaan yang adil, di mana saja, dan kapan saja. Setelah hampir dua ribu tahun mengalami penyerangan dan penganiayaan yang kejam, umat Allah tetap bertahan hidup dan bahkan berkembang dalam kecepatan yang tak pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia. Dengan dukungan Firman Allah Yang Hidup, Kuasa Roh Allah dan kasih dan semangat umat Allah, maka kita dapat berharap untuk terus berkembang hingga Tuhan Yesus datang kembali.